Windtalkers (2002) (Bhs. Indonesia)

Standard

Perang Dunia II, memaksa Amerika Serikat melindungi kerahasiaan strategi perang.
Informasi tersebut dilindungi dalam sandi dan tak pernah terpecahkan.
Sandi tersebut diciptakan oleh suku Navajo, klan Rumah Menara.
Suku Navajo secara sukarela mengabdi kepada tanah air Amerika.
Kini tugas pasukan Amerika adalah melindungi keamanan kode tersebut dengan cara apapun.
Apakah kode ini tetap rahasia hingga berakhrinya perang ?

.

.

4Joe Enders yang seorang marine selalu selamat di garis depan pertempuranya. Sersan yang diperankan Nicolas Cage ini kembali dari pertempuran ganasnya di Kepulauan Salomon, kemudian secara mengejutkan dia memutuskan untuk terjun lagi ke dunia perang.

Ben Yahzee (Adam Beach) dan Charlie Whitehorse ( Roger Willie ) adalah prajurit rekrutan dari suku Navajo. Keduanya menujukan kecemerlangan saat menjalani pelatihan sandi di barak marinir. Oleh karena itu mereka dipercaya menjadi prajurit pembawa sandi di garis depan pertempuran, Pulau Saipan, Jepang.

2

Bagi Joe, Pertempuran mendatang tidak memberikan misi yang sama seperti seblumnya. Joe diberrikan tugas rahasia yang cukup berat. Memastikan prajurit Navajo dapat mengirim dan menerima sandi selama pertempuran berlangsung. Awalnya Joe menolak tawaran misi ini, marinir mana yang mau menjadi babysiter suku Indian saat perang. Namun akhirnya dia sadar bahwa kerahasiaan kode sandi adalah hal yang dijaga, bukan suku Indian.

melindungi sandi dengan cara apapun adalah harga mati

Bisakah sandi terpecahkan oleh musuh?

Tidak ada yang spesial dalam sandi ini. Memakai algorithma rumit dan ketat pun tidak. Meskipun sandi ini tidak secanggih Enigma milik Nazi, atau bahkan enkripsi super canggih RSA, yang menjadi standard sandi di internet saat ini. Sandi Navajo tetap jaya dan tak terbongkar oleh Jepang saat itu. Bahkan dalam film ini digambarkan tentara Jepang mengira percakapan Navajo ini dilakukan di dalam air. Hal ini karena pengucapanya terdengar agak samar, dan memang mirip orang ngobrol di dalam air.

Sederhana saja, suku Navajo mengumpamakan informasi perang dengan bahasa daerah mereka. Contohnya kata Tank dimisalkan Kura-kura ( Tortoise ) yang dalam bahasa Navajo disebut Chay Da Gahi.

    TANK            CHAY-DA-GAHI                TORTOISE

 Karena banyaknya permisalan dan tidak semua orang mengerti bahasa Navajo, memungkinkan strategi Amerika  tetap menjadi rahasia hingga perang selesai. Jadi, uraian di atas menjadi alasan yang cukup kuat, mengapa menjaga suku Navajo  adalah harga mati.

Kembali ke film, Tugas Joe Enders sekarang bukan saja harus menjaga diri, tapi juga memastikan para Navajo bekerja dengan sandinya. Tugas pun bertambah berat ditambah karena  minimnya pengalaman tempur dari para Navajo. Lihat saja adegan di bawah ini

3

Antara Ben dengan tentara Jepang. Siapa yang akan mati dulu, adalah siapa yang bernyali dan tidak panik menghadapi musuh. Kalau pembaca berada di posisi mereka bagaimana rasanya?

Sepertinya cukup membahas latar belakang cerita dan perkenalan tokoh. Sutradara John Woo sudah menunggu di ruang tunggu blog ini. Sutradara kenamaan asal Hong Kong ini sudah sering menangani film-film laga dengan bintang Van Damme,  Face/Off nya John Travolta & Nic Cage, Red Cliff nya Tony Leung serta film Mission Imposible 2 nya Tom Cruise. Setelah sepuluh tahun kepergianya dari Hong Kong ternyata tidak sia-sia dan membuahkan karya yang bisa dibilang bagus.

Jadi, masihkah ragu dengan film Windtalkers jika tahu rekam jejak sutradaranya ?

Butuh waktu bagi Woo menggodok cerita agar tersaji laga yang dahsyat namun tetap menampilkan kedekatan persahabatan antara Ben (si Indian) dengan Joe. Seperti yang sudah diperkirakan, Woo pun menggambarkan peperangan dengan sangat mewah, tidak tanggung-tanggung. Perang pun tidak cukup dengan melibatkan infanteri saja, namun altileri, pesawat dan kapal induk yang siap melempar roket dari pinggir pantai ke jantung pertahanan Jepang.

Selain dahsyatnya konfrontasi, Woo juga mencoba bermain pada perang di dalam nurani. Thriller yang disajikan lumayan menegangkan. Ini bisa dilihat dari salah satu adegan ranjau darat.

Mine Field 1280 C

Ketika marine sedang menuju ke daerah musuh, mereka tersadar sedang berada di ladang ranjau. Ben yang sudah kehilangan kepercayaan pada marine akibat perang, seenaknya saja tidak menghiraukan ranjau.

Dan nyaris saja ranjau diinjak Ben.

Agar penulis tidak dituduh lebay, silahkan disaksikan aksi laganya yang menguras hati dan keringat. :p

Nilai Kemanusiaan ?

Tidak usah membahas nilai dan pro kontra perang dulu, mari dibahas mengenai diskriminasi. Pembaca pasti sudah bisa menebak, pihak mana yang menjadi bulan-bulanan diskriminasi. Nah, di situ kekuatan film ini. Mengubah suasana diskriminasi yang kental, menjadi sebuah kepercayaan dan persahabatan.

Alur interaksi antar tokoh dimulai dari perbedaan latar belakang, yang satu kulit putih yang lain suku Navajo.  Keduanya dipaksa kompak demi keberhasilan perang. Ben berusaha dekat dengan marine, namun Joe tetap pada pendirian tidak akan terlalu dekat dengan Indian, dan hanya dekat sebatas tugas. Lama-kelamaan, Ben mulai mengenal pribadi Joe. Bahwa perang tidak serta merta membutakan Joe untuk berbuat brutal,  bahkan menyakiti warga sipil. Meski berada di daerah musuh, marine tetap memperlihatkan kepedulian terhadap warga. Hal itulah yang ditangkap oleh Ben, tetapi ingat film ini buatan sang pemenang perang, Amerika Serikat, yang belum tentu benar faktanya saat perang dulu.

Sebaliknya, tidak tampak usaha Joe untuk mengenal dan dekat dengan Navajo. Benar-benar penggambaran tokoh yang payah. Lalu, sejalan dengan berhasilnya Navajo membantu mengirim kode di kala pertempuran, diskriminasi masih tetap dilakukan marine. Perkelahian kecil tak bisa dihindarkan.  Melihat Joe yang tidak ikut melakukan diskriminasi, Ben pun akhirnya mau mengakui, bahwa Joe memang benar-benar professional. Selain itu pula, dia sebenarnya orang yang baik.

Kepercayaan mulai terbangun di sini, hasilnya adalah kekompakan. Dengan arahan Joe, Ben memberikan data keadaan musuh dan koordinat. Hasilnya, bummmm, misil diluncurkan dari kapal induk dan tepat menghancurkan Jepang..

Selamat marine… Joe dan Ben adalah duet maut…

Kepercayaan tidak bertahan lama, karena Joe menghadapi situasi sulit saat Charlie sang codetalkers tertangkap Jepang. Kalau beruntung, seharusnya Charlie sudah dibunuh Jepang. Namun Jepang tahu, Charlie sangat penting untuk diinterogasi. Bagaimana menjaga kode tetap aman, tanpa menghancurkan kepercayaan yang sudah ditanamkan Ben ?

Charlie Ch C

Cerita selanjutnya masih misteri, dan akan terpecahkan jika ditonton filmnya. Sangat mengharukan.

Trivia

Sejarah Kode Navajo

Cast & Crew

Nicolas Cage Nicolas Cage
Adam Beach Adam Beach
Mark Ruffalo Mark Ruffalo
Roger Willie Roger Willie
Frances O'Connor Frances O’Connor
Rita

Full cast & Crew ->

Awards

  • IMDB RATING : 5.9
  • World Stunt Awards 2003
Won
Taurus Award
Best Fire Stunt
Brett A. Jones

Soldier wearing a flame throwing backpack is hit by a bullet and explodes into a ball of fire. The stunt man performs a full body burn and walks around completely surrounded by the fire. Stunt man falls to the ground and crawls on hands and knees completely engulfed in flames until he is shot. Tied with Red Dragon.

Nominated
Taurus Award
Best Fire Stunt
Al Goto
David Wald

Soldiers set a pill box on fire during battle and two stunt men come running out of the box, completely engulfed in flames.

Best High Work
Spencer Sano

A sniper is shot out of a tree and falls toward the ground. On the way down, the stunt man hits branches and bounces around the tree, getting caught in rope. The stunt man’s legs get caught in the rope and his fall ends as he dangles from the tree.

  • Harry Awards 2003 : Nominated

How To Watch

Buy / Rent / StreamPeer

If you like this review, support me. If you like the movie, support them.

Art

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s